Powered by Blogger.
Latest Post

Makna Kata, Istilah, dan Ungkapan dalam Teks Cerita Sejarah

Written By ADMIN on Wednesday, 31 August 2016 | 04:45

Pada materi ini, kita akan mempelajari istilah-istilah yang biasa terdapat dalam suatu teks cerita sejarah. Apa itu teks cerita sejarah? Bagaimana langkah-langkah memahami kata, istilah, dan ungkapan dalam teks cerita sejarah? Simak pembahasan materi berikut ini.

Makna Kata, Istilah, dan Ungkapan dalam Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan fakta-fakta mengenai peristiwa di masa lalu yang memiliki nilai-nilai kesejarahan. Teks tersebut berisi latar belakang atau asal-muasal terjadinya suatu peristiwa penting yang terjadi di masa silam. Peristiwa tersebut disebut memiliki nilai kesejarahan karena mengandung pelajaran dan pendidikan bagi orang-orang di masa kini dan masa mendatang.

Sebuah teks cerita sejarah umumnya memiliki struktur sebagai berikut:
1. Judul, yaitu kata atau frasa kunci yang mewakili keseluruhan isi teks cerita,
2. Orientasi, yaitu paragraf pembukaan yang mengantarkan pada isi,
3. Rangkaian peristiwa, yaitu paragraf yang berisi rekaman peristiwa sejarah,
4. Reoerientasi, yaitu paragraf yang menutup teks cerita.

Di dalam teks cerita sejarah banyak ditemukan beragam istilah yang berhubungan dengan sejarah. Istilah adalah kata atau gabungan kata yang mengungkapkan suatu gagasan atau konsep dalam bidang keilmuan tertentu. Maka, istilah sejarah adalah semua kata atau ungkapan yang menunjukkan gagasan atau konsep yang berhubungan dengan ilmu sejarah.

Beberapa kamus yang dapat digunakan untuk mencari makna istilah sejarah adalah sebagai berikut:
  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) terbitan Balai Pustaka. KBBI merupakan kamus rujukan terlengkap untuk mencari arti kata dalam bahasa Indonesia, termasuk istilah bidang ilmu tertentu. KBBI tersedia dalam versi cetak atau dalam jaringan (daring);
  2. Kamus Umum Bahasa Indonesia (KUBI),
  3. Kamus Istilah Sejarah, yaitu kamus yang secara khusus memuat arti dari istilah-istilah ilmu sejarah.

Dengan demikian, langkah-langkah untuk memahami makna kata, istilah, dan ungkapan dalam teks sejarah adalah sebagai berikut:
  1. Membaca teks cerita sejarah secara saksama;
  2. Menandai kata-kata atau ungkapan tertentu yang tidak dipahami, terutama ungkapan yang merupakan istilah sejarah;
  3. Mencari makna kata-kata dan ungkapan tersebut dalam kamus kemudian mencatatnya.

Perhatikan teks cerita sejarah berikut ini!
    Kerajaan Kutai merupakan kerajaan pertama di Indonesia. Kerajaan yang terletak di Lembah Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, ini berdiri pada abad ke-5 Masehi. Nama Kutai sendiri diambil dari nama daerah tempat ditemukannya prasasti Kutai. Prasasti tersebut berupa tujuh yupa yang berisi tulisan mengenai sejarah kerajaan Hindu pertama tersebut. Tulisan pada yupa merupakan pahatan yang menggunakan bahasa Sansekerta dan aksara Pallawa.
      Prasasti Kutai berisi silsilah raja-raja Kutai. Raja terkuat Kutai adalah Mulawarman yang diyakini merupakan orang Indonesia asli. Hal tersebut dibuktikan dengan nama kakeknya yang menggunakan nama Indonesia pula, yaitu Kudungga. Namun, Kudungga belum menganut Hindu. Ajaran Hindu baru dikenal saat kerajaan tersebut dikuasai oleh Aswawarman. Aswawarman juga dianggap sebagai wamsakarta atau pendiri keluarga raja.
     Ajaran Hindu masuk ke kerajaan Kutai sebagai pengaruh dari India. Pada masa Aswawarman dikenal upacara Vratyastoma yang dilakukan saat seseorang masuk ajaran agama Hindu. Setelah melakukan upacara Vratyastoma, orang tersebut kemudian memiliki kasta sebagai penanda status sosialnya. Upacara tersebut juga menunjukkan pengaruh brahmana di Kutai yang masih kuat. Para brahmana juga banyak dipengaruhi oleh agama Siwa sehingga terdapat beberapa persamaan pada upacara yang dilakukannya.

Mari kita ulas makna, istilah, dan ungkapan yang ada dalam teks.
Pada teks di atas, kita menemukan beberapa kata yang merupakan istilah sejarah. Untuk dapat mengetahui makna kata tersebut, kita dapat melihatnya di kamus. Berikut makna istilah-istilah tersebut.
  • Prasasti : piagam yang ditulis pada batu atau tembaga dan sebagainya; 
  • Yupa : prasasti yang dipahatkan pada tiang atau tugu batu;
  • Hindu : ajaran agama yang berkitab suci Weda;
  • Wamsakarta : pendiri keluarga raja pada masa kerajaan Hindu-Budha;
  • Vratyastoma : upacara pemberian kasta yang dilakukan saat seseorang baru memasuki agama Hindu;
  • Kasta : golongan, tingkat, atau derajat manusia dalam masyarakat beragama Hindu;
  • Brahmana : salah satu golongan dalam kasta yang terdiri atas pendeta;
  • Siwa : salah satu sekte dalam agama Hindu yang menganut Dewa Siwa (salah satu dewa Trimurti atau tiga dewa yang dianggap sebagai satu kesatuan dalam agama Hindu).

Poin-Poin Penting
  1. Teks cerita sejarah adalah teks teks yang menjelaskan fakta-fakta mengenai peristiwa di masa lalu yang memiliki nilai-nilai kesejarahan.
  2. Istilah sejarah adalah semua kata atau ungkapan yang menunjukkan gagasan atau konsep yang berhubungan dengan ilmu sejarah.
  3. Makna kata, istilah, dan ungkapan dalam teks cerita sejarah dapat diketahui dengan melihat kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), Kamus Umum Bahasa Indonesia (KUBI), atau Kamus Istilah Sejarah.


Interpretasi Isi Teks Cerita Sejarah

Perhatikan gambar berikut ini!

      
Siapakah sosok dalam gambar tersebut?
Setiap orang tentu kenal dengan sosok pahlawan nasional Republik Indonesia tersebut. Dia adalah Pangeran Diponegoro yang dikenal sebagai pemimpin Perang Jawa atau Perang Diponegoro pada tahun 1825 hingga 1830. Peristiwa perang tersebut termasuk kisah hidupnya ditulis dalam sebuah naskah berjudul Babad Diponegoro. Naskah tersebut tidak hanya dikenal di Indonesia, tapi juga di dunia setelah diakui sebagai Warisan Ingatan Dunia (Memory of The World). Melalui naskah kuno tersebut, kita dapat mengetahui kehidupan Diponegoro serta sejarah Jawa pada umumnya. Hal ini tidak terlepas dari upaya para peneliti (sejarawan dan filolog) yang berhasil mengantarkan isi naskah tersebut kepada seluruh masyarakat, termasuk kita saat ini.
Di antara kegiatan yang dilakukan para peneliti tersebut adalah menafsirkan isi naskah sebagai sumber sejarah. Kegiatan tersebut sejatinya tidak hanya dapat dilakukan para peneliti. Kita pun dapat melakukan hal serupa dengan melakukan penafsiran terhadap teks-teks cerita sejarah yang biasa kita baca. Penasfiran itu disebut juga dengan interpretasi.
Pada materi ini, kamu akan mempelajari langkah-langkah menginterpretasi isi teks cerita sejarah. 

Silakan dibaca dengan saksama!
Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan fakta-fakta mengenai peristiwa di masa lalu yang memiliki nilai-nilai kesejarahan. Teks tersebut berisi latar belakang atau asal-muasal terjadinya suatu peristiwa penting yang terjadi di masa silam. Peristiwa tersebut disebut memiliki nilai kesejarahan karena mengandung pelajaran dan pendidikan bagi orang-orang di masa kini dan masa mendatang.
Sebuah teks cerita sejarah umumnya memiliki struktur sebagai berikut:
1. Judul,yaitu kata atau frasa kunci yang mewakili keseluruhan isi teks cerita,
2. Orientasi, yaitu paragraf pembukaan yang mengantarkan kepada isi,
3. Rangkaian peristiwa, yaitu paragraf yang berisi cerita sejarah,
4. Reorientasi, yaitu paragraf yang menutup teks cerita.

Sebagaimana disebutkan di atas, teks cerita sejarah mengandung pelajaran atau pendidikan bagi orang di masa kini dan masa mendatang. Maka, kita perlu memahami isi suatu teks cerita sejarah dengan baik untuk mendapatkan pelajaran dan pendidikan tersebut. Memahami suatu teks cerita sejarah dapat dilakukan dengan melakukan interpretasi isi teks cerita sejarah.
Interpretasi adalah penafsiran, penilaian, atau pemaknaan terhadap suatu teks. Interpretasi isi teks cerita sejarah berarti menafsirkan, menilai, atau memaknai isi teks cerita sejarah yang telah dibaca. Dengan menginterpretasi isi teks sejarah, maka akan diketahui fakta-fakta yang terjadi di masa lalu untuk dijadikan pelajaran atau pendidikan di masa kini dan masa mendatang.
Menginterpretasi isi teks cerita sejarah dapat dilakukan dengan memperhatikan langkah-langkah berikut ini.
1. Membaca teks secara teliti;
2. Mencatat istilah-istilah yang tidak diketahui dan mencari maknanya;
3. Menandai topik utama dari setiap paragraf;
4. Menandai poin-poin penting dari setiap paragraf;
5. Menafsirkan isi poin-poin penting tersebut;
6. Menulis ulang poin penting tersebut sebagai interpretasi terhadap isi teks.

Perhatikan teks cerita sejarah berikut ini!

    Kerajaan Kutai merupakan kerajaan pertama di Indonesia. Kerajaan yang terletak di Lembah Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, ini berdiri pada abad ke-5 Masehi. Nama Kutai sendiri diambil dari nama daerah tempat ditemukannya prasasti Kutai. Prasasti tersebut berupa tujuh yupa yang berisi tulisan mengenai sejarah kerajaan Hindu pertama tersebut. Tulisan pada yupa merupakan pahatan yang menggunakan bahasa Sansekerta dan aksara Pallawa.
      Prasasti Kutai berisi silsilah raja-raja Kutai. Raja terkuat Kutai adalah Mulawarman yang diyakini merupakan orang Indonesia asli. Hal tersebut dibuktikan dengan nama kakeknya yang menggunakan nama Indonesia pula, yaitu Kudungga. Namun, Kudungga belum menganut Hindu. Ajaran Hindu baru dikenal saat kerajaan tersebut dikuasai oleh Aswawarman. Aswawarman juga dianggap sebagai wamsakarta atau pendiri keluarga raja.
      Ajaran Hindu masuk ke kerajaan Kutai sebagai pengaruh dari India. Pada masa Aswawarman dikenal upacara Vratyastoma yang dilakukan saat seseorang masuk ajaran agama Hindu. Setelah melakukan upacara Vratyastoma, orang tersebut kemudian memiliki kasta sebagai penanda status sosialnya. Upacara tersebut juga menunjukkan pengaruh brahmana di Kutai yang masih kuat. Para brahmana juga banyak dipengaruhi oleh agama Siwa sehingga terdapat beberapa persamaan pada upacara yang dilakukannya.

Mari interpretasikan.
Setelah membaca teks cerita sejarah di atas, interpretasi yang dapat dilakukan terhadap isi teks tersebut adalah sebagai berikut.
1. Topik utama paragraf pertama adalah Kerajaan Kutai sebagai kerajaan pertama di Indonesia. Poin        penting dari paragraf tersebut adalah:
      a. Kerajaan Kutai merupakan kerajaan pertama di Indonesia;
      b. Kerajaan Kutai bercorak agama Hindu;
      c. Keberadaan kerajaan Kutai diketahui melalui prasasti yupa;
      d. Prasasti yupa menggunakan bahasa Sansekerta dan aksara Pallawa.

2. Topik utama paragraf kedua adalah prasasti yupa yang berisi silsilah raja-raja Kutai. Poin penting       dari paragraf tersebut adalah:
     a. Raja Kutai yang terkuat adalah Raja Mulawarman
     b. Agama Hindu pertama kali diterima Kerajaan Kutai pada saat dipimpin Raja Aswawarman;
3. Topik utama paragraf ketiga adalah agama Hindu yang diterima Kerajaan Kutai berasal dari India.       Poin penting dari paragraf tersebut adalah:
     a. Salah satu kegiatan yang menunjukkan Kutai sebagai kerajaan Hindu adalah adanya upacara               vratyastoma, yaitu upacara pemberian kasta yang dilakukan saat seseorang masuk agama Hindu;
     b. Para Brahmana di kerajaan Kutai banyak dipengaruhi oleh agama Siwa.

Poin-Poin Penting
  1. Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan fakta-fakta mengenai peristiwa di masa lalu yang memiliki nilai-nilai kesejarahan;
  2. Teks cerita sejarah dapat berupa fiksi seperti novel sejarah atau nonfiksi seperti artikel, buku, catatan ilmiah, atau biografi tokoh;
  3. Menginterpretasi teks cerita sejarah berarti menafsirkan, menilai, atau memaknai isi teks cerita sejarah sehingga mengetahui fakta-fakta sejarah untuk dijadikan pelajaran atau pendidikan di masa kini dan masa mendatang.

Struktur Isi Teks Cerita Sejarah

Apakah kalian sering membaca teks cerita sejarah? Apa tujuan kita mempelajari teks cerita sejarah? Teks cerita sejarah apa saja yang sering kalian baca? Lalu bagaimana struktur teks cerita sejarah?
Sering kali kita mendengar cerita sejarah dari nenek moyang kita terdahulu bukan? sejarah tetang masa-masa penjajahan Belanda-Jepang, sejarah masa kerajaan Hindu-Buddha, kerajaan Islam bahkan sampai sejarah tentang kemerdekaan Indonesia. 
      Nah, sejarah itu apa sih? Sejarah adalah cerita yang terjadi di masa lampau yang bisa dijadikan pelajaran dan dikenang di masa sekarang. Sejarah ada untuk dipelajari agar dapat dipetik hikmahnya. Mempelajari teks cerita sejarah sangat penting apalagi dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Saat ini, hal yang dipelajari bukan sekadar pengetahuan bahasa saja, melainkan sebagai teks yang bertujuan untuk menjadi sumber aktualisasi diri penggunanya dalam konteks kehidupan akademis, sosial, dan budaya. 
Sekarang, mari kita mengenal struktur teks cerita sejarah. Struktur teks sejarah diantaranya sebagai berikut.
Struktur alur dalam teks cerita sejarah:
  • Orientasi (pengenalan)
  • Rangkaian Peristiwa
  • Reorientasi (Pengulangan)

Teks cerita sejarah diawali dengan pengenalan cerita yang terjadi di masa lampau kemudian diceritakan urutan peristiwa yang terjadi secara berurutan. 

Perhatikan contoh teks cerita sejarah berikut ini

Kota Tua dalam Ingatan

Sebagai pusat kota, pusat perdagangan, sekaligus permukiman penting di Asia sejak abad ke -16, Kota Tua adalah situs yang harus dijaga. Kota ini hanya seluas 15 H tapi arti sejarahnya sangatlah besar bagi Indonesia.
Kota Tua Jakarta

Dimulai tahun 1526, penyerangan pelabuhan Sunda Kelapa oleh Fatahillah yang dikirim Kesultanan Demak menyebabkan penamaan Jayakarta pada kota yang memiliki tata kota pelabuhan tradisional Jawa ini. Tahun 1619, VOC di bawah komando Jan Pieterszoon Coen menghancurkan Jayakarta dan mengubah namanya menjadi Batavia. Nama itu diambil sebagai penghormatan kepada leluhur bangsa Belanda, Batavieren. Oleh Belanda, kota ini dilengkapi benteng (kasteel Batavia), dinding kota, dan kanal. Kota ini dirancang dengan gaya Belanda Eropa yang diatur dalam beberapa blok yang dipisahkan kanal. Pembangunan Batavia selesai pada tahun 1650 yang kemudian dijadikan kantor pusat VOC di Hindia Timur. Kota ini menjadi pusat administratif Hindia Timur Belanda.
Tahun 1942, Batavia, setelah mengalami perluasan wilayah, berganti nama menjadi Jakarta lalu menjadi ibu kota Indonesia. Namun, 15 H yang menjadi awal terbentuknya kota Jakarta, kita kenang sebagai Kota Tua.

Mari Kita Analisis!
Teks cerita di atas termasuk teks cerita sejarah karena bersumber pada peristiwa sebenarnya di masa lalu. Teks cerita sejarah di atas memiliki tokoh, alur dan latar sebagai berikut.
Tokoh: Fatahillah, Jan Pieterszoon Coen, dan VOC.
Alur:
  1. Orientasi: Paragraf 1 terdapat pengenalan Kota Tua yang akan diungkap sejarahnya pada bagian rangkaian peristiwa.
  2. Rangkaian peristiwa: Paragraf 2 dan 3 mengungkapkan kumpulan peristiwa yang melatarbelakangi sejarah yang diungkapkan dalam bagian orientasi.
  3. Reorientasi: Pada akhir paragraf 3 disebutkan pengulangan bahwa 15 H yang menjadi awal terbentuknya kota Jakarta, kita kenang sebagai Kota Tua.

Poin-Poin Penting
  • Teks cerita sejarah adalah salah satu jenis teks yang menceritakan kisah masa lampau yang benar-benar terjadi.
  • Teks cerita sejarah memiliki unsur tokoh, alur, dan latar.
  • Struktur teks cerita sejarah adalah orientasi, peristiwa dan reorientasi.
  • Teks sejarah berfungsi untuk mengenal lebih dalam tentang asal-usul sesuatu (tempat, kejadian. Peristiwa) sejak zaman dulu hingga sekarang.

Indonesia Memanggil! Rekrutmen Pegawai di Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi

Written By ADMIN on Tuesday, 30 August 2016 | 06:50

Kabar gembira untuk para sahabat-sahabat muda, salah satu lembaga negara yakni KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saat ini sedang membuka lowongan pekerjaan untuk jabatan administrasi dan spesiali. Proses pendaftaran rekrutmen ini berakhir hingga tanggal 6 September 2016.
Adapun posisi-posisi yang dibutuhkan yakni sebagai berikut.

Jabatan Administrasi
  1. Administrasi Bidang INDA Muda
  2. Administrasi Bidang Pencegahan Muda
  3. Administrasi Bidang Penindakan Muda
  4. Administrasi Sekretariat Bidang Penindakan Muda
  5. Administrasi Sekretariat Jenderal Muda
  6. Administrasi Bidang PIPM Muda
  7. Perawat Muda
  8. Sekretaris Muda
  9. Staf Filling & Recording Muda
  10. Staf Penggajian Muda
  11. Staf Rumah Tangga Muda
  12. Staf Pengadaan Muda
Jabatan Spesialis
  1. Dokter Muda
  2. Pemeriksa Gratifikasi Muda
  3. Penelaah Pengaduan Masyarakat Muda
  4. Pengawas Internal Muda
  5. Spesialis Computer Forensic Muda
  6. Spesialis Hubungan Masyarakat Muda
  7. Spesialis Hukum Muda
  8. Spesialis Muda 2
  9. Spesialis Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Muda
  10. Spesialis Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Muda
  11. Spesialis Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Madya
  12. Spesialis Penelitian, Pengkajian, dan Pemgembangan Muda
  13. Spesialis Pengadaan Muda
  14. Spesialis Pengolahan Informasi dan Data Muda
  15. Spesialis PJKAKI Muda
  16. Spesialis SDM Muda
  17. Spesialis Bidang INDA Muda
  18. Spesialis Koordinasi dan Supervisi Muda
Informasi pendaftaran, alur pendaftaran dan syarat yang harus dipenuhi dapat dicek pada situs resmi rekrutmen pegawai KPK di www.kpk-im11.experd.com 

Download Modul Pembelajaran SD Kelas Bawah (Kelas 1, 2, & 3)

Written By ADMIN on Monday, 29 August 2016 | 16:54

Guru Pembelajar merupakan program DIKLAT KEMENDIKBUD pasca Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015. Istilah Guru Pembelajar dicetuskan pertama kali oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaa, Bapak Anies Baswedan dengan menggambarkannya sebagai guru ideal yang terus menerus harus belajar dan mengembangkan diri setiap saat. Hal ini tentu menjadi bagian dalam mengemban tugas seorang guru agar menjadi guru yang profesional, demi masa depan anak-anak bangsa.

Mengingat hasil UKG tahun 2015 silam, banyak Bapak/Ibu guru yang belum tuntas atau belum memenuhi Kelompok Kompetensi (KK), maka dipandang perlu bagi para guru untuk belajar guna terpenuhinya KK tersebut.
Bagi Bapak dan Ibu Guru khususnya guru SD yang membutuhkan modul-modul pembelajaran dapat didownload melalui link-link berikut ini:

Modul Guru Pembelajaran SD Kelas Bawah (Kelas 1, 2, & 3)
  1. Modul A berisi Karakteristik dan Pengembangan Potensi Peserta Didik dan Penguasaan dan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Klik DOWNLOAD
  2. Modul B berisi Teori Belajar dan Prinsip Pembelajaran dan Genre dan Apresiasi Sastra. Klik DOWNLOAD
  3. Modul C berisi Pengembangan Kurikulum dan Kajian Bilangan dan Statistika Sekolah Dasar. Klik DOWNLOAD
  4. Modul D berisi Metodologi Pembelajaran Sekolah Dasar dan Kajian Geometri dan Pengukuran Sekolah Dasar. Klik DOWNLOAD
  5. Modul E berisi Penilaian Proses dan Hasil Belajar dan Kajian Materi IPA Sekolah Dasar. Klik DOWNLOAD
  6. Modul F berisi Komunikasi Efektif dan Kajian Materi IPS dan Sekolah Dasar Kelas Awal. Klik DOWNLOAD
  7. Modul G berisi Perancangan Pembelajaran yang Mendidik dan Hakikat Pembelajaran PPKn. Klik DOWNLOAD
  8. Modul H berisi Pemanfaatan Hasil Penilaian Pembelajaran dan Pengembangan Materi Ajar di Sekolah Dasar. Klik DOWNLOAD
  9. Modul I berisi Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar dan TIK untuk Pengembangan Materi Guru. Klik DOWNLOAD
  10. Modul J berisi Refleksi Pembelajaran dan Tindak Lanjutnya Melalui PTK dan Pengembangan Keprofesian Melalui Tindakan Reflektif. Klik DOWNLOAD

Silahkan bantu sebarkan link ini, baik melalui facebook, bbm, atau sosial media yang lain, agar Bapak/Ibu guru yang lain dapat mendownload modul ini sebagai bahan untuk pengembangan diri bagi guru. Semoga bermanfaat!

Download Modul Pembelajaran SD Kelas Atas (Kelas 4, 5, & 6)

Guru Pembelajar merupakan program DIKLAT KEMENDIKBUD pasca Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015. Istilah Guru Pembelajar dicetuskan pertama kali oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaa, Bapak Anies Baswedan dengan menggambarkannya sebagai guru ideal yang terus menerus harus belajar dan mengembangkan diri setiap saat. Hal ini tentu menjadi bagian dalam mengemban tugas seorang guru agar menjadi guru yang profesional, demi masa depan anak-anak bangsa.

Mengingat hasil UKG tahun 2015 silam, banyak Bapak/Ibu guru yang belum tuntas atau belum memenuhi Kelompok Kompetensi (KK), maka dipandang perlu bagi para guru untuk belajar guna terpenuhinya KK tersebut.
Bagi Bapak dan Ibu Guru khususnya guru SD yang membutuhkan modul-modul pembelajaran dapat didownload melalui link-link berikut ini:
Modul Guru Pembelajaran SD Kelas Atas (Kelas 4, 5, 6)
  1. Modul A berisi Karakteristik dan Pengembangan Potensi Peserta Didik dan Kajian Materi Bahasa dan Sastra Indonesia SD. Klik DOWNLOAD
  2. Modul B berisi Teori Belajar dan Prinsip Pembelajaran dan Kajian Bilangan dan Statistika Sekolah Dasar. Klik DOWNLOAD
  3. Modul C berisi Pengembangan Kurikulum dan Kajian Geometri dan Pengukuran Sekolah Dasar. Klik DOWNLOAD
  4. Modul D berisi Metodologi Pembelajaran Sekolah Dasar dan Mahluk Hidup dan Lingkungan Sekitar. Klik DOWNLOAD
  5. Modul E berisi Penilaian Proses dan Hasil Belajar dan Materi dan Energi. Klik DOWNLOAD
  6. Modul F berisi Komunikasi Efektif dan Kajian Materi IPS SD Kelas Tinggi. Klik DOWNLOAD
  7. Modul G berisi Perancangan Pembelajaran yang Mendidik dan Penerapan Nilai, Norma, Moral Pancasila. Klik DOWNLOAD
  8. Modul H berisi Pemanfaatan Hasil Penilaian Pembelajaran dan Perlindungan HAM dan Penegakan Hukum. Klik DOWNLOAD
  9. Modul I berisi Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar dan Pengembangan Materi Ajar di Sekolah Dasar. Klik DOWNLOAD
  10. Modul J berisi Refleksi Pembelajaran dan Tindak Lanjutnya Melalui PTK dan TIK dan Tindakan Reflektif Untuk Pengembangan Keprofesian. Klik DOWNLOAD
Silahkan bantu sebarkan link ini, baik melalui facebook, bbm, atau sosial media yang lain, agar Bapak/Ibu guru yang lain dapat mendownload modul ini sebagai bahan untuk pengembangan diri bagi guru. Semoga bermanfaat!

Anda tahu? Hal-hal Inilah yang Menyebabkan Gigi Berwarna Kuning

Written By ADMIN on Sunday, 28 August 2016 | 19:54

Siapa tak ingin punya gigi bersih dan putih? Pasti setiap orang menginginkannya, sebab hal ini dapat menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan rasa percaya diri. Banyak orang menjadi tidak percaya diri lataran dikarenakan giginya berwarna kuning. Anda tentu tidak mengingkan hal seperti itu terjadi. Pada posti kali ini penulis mengajak anda untuk mengenal hal-hal yang dapat menyebabkan gigi menjadi kuning.  Menurut dokter, terhindar dari gigi yang berwarna kuning  bisa didapatkan dengan menjauhi hal-hal yang dapat mengubah warna gigi. Apa saja? Seperti disampaikan oleh Prof Dr drg Lindawati S. Kusdhany, Sp.Pros(K) yang dikutip dari detik.com, terjadinya perubahan warna gigi dapat disebabkan oleh faktor lokal seperti noda teh atau tembakau.
"Selain itu ada pula perubahan warna gigi akibat kelainan email atau pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi saat pembentukan email, atau perubahan warna gigi karena gigi sudah non-vital," imbuh Prof Linda.
Gigi dapat menjadi non-vital disebabkan karena beberapa kondisi, salah satunya adalah gigi pernah terkena trauma. Pada keadaan tersebut, dapat dilakukan beberapa tindakan untuk memperbaikinya, seperti bleaching.
"Konsultasikan dulu ke dokter gigi, nanti akan ditentukan apakah mungkin untuk dilakukan bleaching atau pemutihan. Bleaching pun akan ditentukan jenis apa yang sesuai dengan kondisi gigi," terangnya.

Ada pula kondisi lain yang memerlukan penanganan lebih dan tak cukup dengan bleaching, misalnya jika perubahan warna gigi disebabkan oleh adanya tambalan lama yang sudah berubah warna atau gigi berubah warna karena konsumsi obat. "Oleh sebab itu, pemutihan gigi tak bisa dilakukan asal-asalan dan memerlukan pemeriksaan menyeluruh dari dokter gigi," pesan Prof Linda.

Penyebab gigi kuning
Selain diungkapkan oleh Prof. Linda tersebut, ada beberapa penyebab lainya, yakni sebagai berikut :
1. Malas membersihkan gigi
    Penyebab pertama gigi menjadi kuning adalah karena anda malas memberihkan gigi. Ya gigi yang jarang dibersihkan akan membuat sisa-sisa makanan menempel pada gigi dan akhirnya gigi menjadi kotor dan menguning, Tidak hanya itu saja, gigi yang jarang dibersihkan juga akan menyebabkan masalah lainnya sperti sakit gigi, gusi berdarah, bau mulut, gigi berlubang dan lain sebagainya. Oleh sebab itu anda diwajibkan untuk menjaga kebersihan gigi dengan minimal menggosok gigi 2 kali dalam sehari.

2. Merokok
   Meskipun pada bungkus rokok tidak dituliskan bahwa merokok dapat menyebabkan gigi kuning speti yang dituliskan merokok dapat menyebabkan penyakit kanker, namun pada kenyataan rokok dapat menyebabkan gigi kuning dan merusak gigi. Kandungan nikotin dalam rokok menjadikan ruang mulut menjadi asam, nikotin akan menempel pada gigi sehingga menjadikan gigi kuning.

3. Kopi
    Kopi juga menjadi biang masalah pada gigi. Meskipun kopi memiliki banyak manfaat, namun kopi kurang baik untuk gigi. Kebiasaan minum kopi akan menjadikan gigi menguning, tidak hanya menguning saja, bahkan kopi juga dapat membuat gigi berwwarna hitam. Anda bisa lihat gigi orang-orang yang gemar minum kopi, kebanyakan mereka mimiliki gigi kuning dan hitam.

4. Teh herbal
    Teh herbal memiliki banyak sekali khasiat untuk kesehatan tubuh kita. Namun terlalu sering mengkonsumsi teh herbal akan menjadikan gigi menjadi kuning. Oleh sebab itu anda jangan terlalu sering mengkonsumsi teh herbal.

5. Alkohol
   Alkohol tidak baik untuk kesehatan, alkohol dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti obesitas, diabetes, kanker, stroke hingga serangan jantung. Selain penyakit berbahaya tersebut, kebiasaan  minum alkohol juga dapat merusak gigi. Alkohol akan membuat gigi menjadi kuning dan berlubang, oleh sebab itu hindarilah alkohol.

6. Permen karet
    Permen karet juga dapat menyebabkan gigi menjadi kuning. Sebenarnya tidak hanya permen karet saja, melainkan semua permen tidak baik untuk gigi, namun permen karet yang memiliki dampak paling buruk terhadap gigi. Kandungan gula pada permen karen juga dapat merusak gigi hingga akhirnya menyebabkan sakit gigi.

7. Genetik atau keturunan
    Faktor gen atau keturunan juga dapat menjadi penyebab gigi kuning. Jika anda memiliki orang tua dengan gigi kuning, mungkin anda juga akan memiliki gigi yang kuning pula.

8. Minuman bersoda
    Minuman bersoda juga dapat membuat gigi kuning dan merusak gigi. Minuman bersoda dapat mengikis elemel gigi anda sehingga membuat gigi rusak.

9. Makanan manis
   Makana manis merupakan musuh utama gigi. Makanan manis seperti kue, cokelat, bronis dan lain sebagainya dapat merusak dan membuat gigi menjadi kuning. Oleh sebab itu baiknya anda hindari makanan-makanan manis agar gigi selalu sehat dan putih bersih.

10. Obat-obatan
     Ada juga beberapa obat yang dapat membuat gigi menjadi kuning, sebagai contoh obat antibiotik. Obat anti biotik dapat menyebabkan gigi menjadi kuning. Baiknya anda jangan terlalu sering menggunakan obat-obatan.

11. Penyakit
     Adapula beberapa penyakit yang memperngaruhi warna gigi, sebut saja penyakit diabetes, ya penyakit diabetes dapat membuat gigi menjadi kuning. Masa kehamilan juga menjadi penyebab gigi menjadi kuning.

12. Menggosok gigi setelah makan makanan manis
     Menggosok gigi memang baik, namun menggosok gigi setelah mengkonsumsi makanan manis dapat berakibat buruk pada gigi. Setelah mengunyah makanan, mulut akan bersifat asam, dan untuk menetralisir hai ini, maka mengeluarkan enamel untuk melindungi gigi. Jadi jika anda terburu-buru menyikat gigi, enamel akan terbuang sia-sia dan bakteri dengan mudah bersarang pada gigi sehingga gigi menjadi kuning.

IKLAN

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Mampir Doelu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger